Get Adobe Flash player
Pencarian

Polling

    Apa Browser Favorit Anda?

    Internet Explorer
    Mozilla Firefox
    Google Chrome
    Opera

    Lihat Hasil Poling

Statistik User
4178192
Pengunjung hari ini : 685
Total pengunjung : 434722
Hits hari ini : 1453
Pengunjung Online : 23
Link
Sekilas Info
  • - Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika

  • - Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.

  • - Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.

  • - WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.

  • - Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.

Diposting oleh : Administrator Kategori: Teknologi - Dibaca: 2954 kali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), sebanyak 81 kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi.

"Inflasi tertinggi terjadi di Palu 2,24 persen dengan IHK 120,42 dan terendah terjadi di Singkawang 0,03 persen dengan IHK 119,28," ungkap Kepala BPS Suryamin, saat konferensi pers mengenai inflasi, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (1/6/2015).

Suryamin menambahkan, deflasi terjadi di Pangkalpinang 0,61 persen dengan IHK 118,06. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Mei) 2015 sebesar 0,42 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2015 terhadap Mei 2014) sebesar 7,15 persen.

Pada Mei 2015 seluruh kelompok pengeluaran memberikan andil atau sumbangan inflasi yaitu kelompok bahan makanan 0,28 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,08 persen.

Selanjutnya kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,05 persen; kelompok sandang 0,02 persen; kelompok kesehatan 0,02 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,01 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,04 persen.

"Mei 2015, dari kota-kota di wilayah Pulau Sumatera yang berjumlah 23 kota, 22 kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga 1,57 persen dengan IHK 119,83 dan terendah terjadi di Bungo 0,34 persen dengan IHK 116,57. Sedangkan deflasi terjadi di Pangkalpinang 0,61 persen dengan IHK 118,06," jelasnya.

Sementara pada Mei 2015 di wilayah Pulau Jawa, dari berjumlah 26 kota, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Serang 0,82 persen dengan IHK 124,32 dan terendah terjadi di Tasikmalaya dan Kediri masing-masing 0,21 persen dengan IHK 117,33 dan  118,70. 
AHL

(sumber: Metrotvnews.com)






Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)